Never Stop Learn

Tetaplah menjadi penimba ilmu dan menyebar kebaikan

Proactive-Calm-Responsible-Confidence-Creative.

Never Stop Learn

Tetap Semangat Jangan Pernah Menyerah

Amazing

Good Learner

MILITERDEFENCE.COM

Do the Best Let God do the rest

Rabu, 29 Januari 2020

Kapal penyapu Ranjau Rusia gelar latihan di Laut Hitam

Dalam peperangan di laut banyak opsi untuk melumpuhkan kekuatan lawan, salah satunya adalah dengan menebar ranjau laut. Keberadan ranjau laut sangatah berbahaya bagi pergerakan konvoi kapal perang. Diperlukan kapal penyapu ranjau untuk membersihkan rintangan atau obstacle berupa ranjau di laut. Rusia sebagai negara dengan Armada Laut yang besar di dunia memiliki berbagai ragam kapal penyapu ranjau atau kapal buru ranjau ( minessweepers ship). Negeri beruang merah ini juga rutin menggelar drill kering dan basah bagi pari pengawak kapal buru ranjau.

 Ivan Golubet (911)
(www.shipspoting.com)

Dilangsir dari naval news (28/1/2020), Armada Laut Hitam Rusia atau The Black Sea Fleet menggelar latihan penyapuan ranjau di Laut Hitam atau Black Sea.  Latihan yang diikuti oleh dua kapal penyapu ranjau Rusia yaitu Kovrovets dan Ivan Golubets ini, ditujukan untuk meningkatkan kemampuan para pengawak kapal dalam latihan penanaman ranjau dan penjinakan atau penyapuan ranjau.

 Kovrovets 911
(www.shipspotting.com)


Source : Navalanews.net/shipspotting.com
(M.ri2d)

Share:

Minggu, 26 Januari 2020

China Coast Guard kunjungi Filipina

Hubungan antar negara di dunia bergerak begitu dinamis dan cepat. Seribu kawan terlalu sedikit satu musuh terlalu banyak. Setelah terlibat sengketa wilayah laut antara negeri  tirai bambu dengan Filipina, kapal coast guard China berkunjung secara official ke Filipina. Seperti dikutip dari dari Asia Nikkei (15/01/2020), kapal milik China Coast Guard berkunjung ke Filipina. Untuk pertama kalinya Coast Guard milik China berkunjung ke Filipina.


 (www.news.cn)

Dilangsir dari  Sumber Xinhuanet (14/1/2020),  China Coast Guard (CCG) nomor lambung 5204 tiba di pelabuhan Manila Selasa pagi dengan agenda kunjungan persahabatan atau friendly visit selama 4 hari. 

 (www.news.cn)

Selain itu delegasi  CCG yang di kepalai oleh captain Wang Zhongcai, turut membawa bantuan bagi korban erupsi gunung berapi Taal berupa bahan makanan pokok seperti beras, tepung, minyak dan makanan kemasan. Disarikan dari Chinamil (17/1/2020), tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memperkuat dialaog dan kerjasama serta melaksanakan  rescue drill dengan Philippine Coast Guard (PCG).

Soruce : Janes.com/Xinhuanet.com/chinamil.com
Share:

Kamis, 23 Januari 2020

KRI ALUGORO, KAPAL SELAM PERTAMA BUATAN ANAK BANGSA SEKALIGUS PERTAMA DI ASIA TENGGARA

Didapuk sebagai negara kepulauan terbesar di dunia Indonesia terus berusaha meningkatkan kapasitasnya dalam bidang pertahanan. Tidak mudah menjaga luas wilayah NKRI yang mayoritas adalah perairan. Dibutuhkan alutsista yang besar dan tentu saja anggaran yang besar untuk menjaga seluruh perairan Indonesia. Lewat berbagai program pemerintah berusaha memenuhi kebutuhan alutsista secara mandiri. Salah satu diantaranya yaitu kapal selam. Yah, kita patut berbangga, dilangsir dari halaman instagram PT PAL (20/1/2020) BUMN kebanggaan bangsa ini baru saja berhasil melaksanakan uji nominal diving dept KRI ALUGORO hingga menembus kedalaman 250 meter di wilayah perairan utara Pulau Bali. Sebuah pencapaian yang luar biasa dalam tahap Sea Acceptance Test (SAT).


KRI ALUGORO 405
(www.nawacitapost.com)

BACA JUGA : KAPAL SELAM BUATAN DALAM NEGERI

KRI ALUGORO pertama kali diluncurkan pada Kamis (14/4/2019) di Dermaga Fasilitas Kapal Selam PT PAL (Persero) Surabaya. Kapal selam pertama  buatan lokal pertama di Asia Tenggara ini merupakan tipe  U209 Diesel Electric Submarine / 1400 atau  KSDE U209 Chang Bogo Class yang dipesan TNI Angkatan Laut berkolaborasi antara  PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME) Korea Selatan, dalam skema transfer teknologi. 


 (www.indonesiabaik.id)

Alutsista berjulukkan “the silent warrior” ini memiliki spesifikasi panjang 61,3 meter dengan kecepatan maksimal saat menyelam adalah 21 knot dan 12 knot pada permukaan. Menurut jadwal Kapal Selam KRI Alugoro akan diserahkan kepada Kementerian Pertahanan untuk digunakan TNI AL pada Desember 2020.


Source : janes.com/pal.co.id/nawacitapost.com
(M.ri2d)


Share:

Mesir dan Arab Saudi berlatih bersama di Laut Merah

Persahabatan antara negara-negara di Timur Tengah patut diapresiasi. Ditengah banyaknya konflik yang melanda wilayah itu, latihan bersama tetap digelar. Seperti dilangsir dari Egypt Today (22/1/2020), AL Mesir dan AL Arab Saudi sedang  menggelar Latihan bersama dengan sandi  “Morgan-16”. Latihan yang digelar beberapa hari tersebut dilaksanakan di Laut Merah.

(www.navalnews.net)


Meskipun peserta latihan Morgan-16  ini hanya terdiri atas Mesir dan Arab Saudi  namun beberapa negara Arab dan Persia juga turut menjadi observer atau pengamat latihan.  Dikutip dari Naval News, latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan tempur, meningkatkan skill pertempuran serta mengasah manajemen komando dan pengendalian pertempuran.

Source : Egypttoday.com/navalnews.net
(M.ri2d)

Share:

Rabu, 22 Januari 2020

Kapal Perang Terbaru Malaysia tiba di Sabah

Setelah menunggu sekian lama, kapal pesanan Royal Malaysian Navy atau TLDM (Tentara Laut Diraja Malaysia) tiba di Pangkalan AL Sabah Naval Base. Seperti diwartakan Naval News (18/1/20), KD KERIS sandar di home base pada tanggal 17 Januari 2019. Menurut Admiral Tan Sri Mohd Reza Sany, kapal berjenis Litoral Mission Ship (LMS) tersebut akan di operasikan untuk memperkuat kontrol pertahanan dan keamanan di wilayah perairan Malaysia khususnya perairan Sabah dan Serawak.

KD Keris 111
(www.malaysiandefence.com)

BACA JUGA : CHINA SERAHKAN KD KERIS KE MALAYSIA

Sejenak kilas balik, program akuisisi kapal perang KD Keris telah dimulai pada 23 Maret 2017 yang mana kontrak pengadaan kapal ditandatangani oleh Ministry of Defence (MOD) Malaysia dengan galangan Boustead Naval Shipyard Sdn Bhd (BNSSB) bekerjasama dengan China Shipbuilding & Offshore International Co Ltd (CSOC). KD Keris memiliki panjang 68 meter dan lebar 9,2 meter dan diawaki oleh 45 personel. KD Keris mampu mencapai kecepatan maksimal hingga 22knot dan memiliki endurance hingga 15 hari.


Source : navalnews.net/malaysiandefence.com
Share:

Senin, 20 Januari 2020

Rusia-Jepang akan gelar latihan di Teluk Aden

Dalam konteks “Navy Brotherhood” setiap negara di seluruh penjuru dunia yang memiliki unsur laut berhak untuk menjalin persahabatan dan kerjasama untuk meningkatkan kemampuan, menjaga keamanan dan ketertiban pelayaran ataupun operasi penanganan bencana. Laut memang unik, sejak zaman kerajaan laut merupakan sarana penghubung dan pemersatu antar bangsa-bangsa di dunia. Seperti dilangsir dari TASS Russian news agency (13/1/2020), Rusia dan Jepang akan menggelar latihan bersama pada akhir bulan Januari 2020 di perairan Teluk Aden. Momen latihan kali ini sekaligus menjadi interaksi pertama antara Armada Baltic Rusia dengan AL Jepang dalam sejarah Rusia modern. Latihan ini akan melatihkan berbagai skenario latihan seperti manuver taktis, fighting terrorists, operasi pembebasan dan penyelamatan sandera serta operasi anti-piracy di Teluk Aden. 

Frigate Yaroslav Mudry (777)
 (www.militaryfactory.com)

Dikutip dari Naval News, Armada Baltic yang akan bergabung dalam latihan ini terdiri dari Frigate Yaroslav Mudry, Yelnya tanker class dan  sea tug Viktor Konetsky. Ketiga kapal ini juga baru saja menyelesaikan latihan “ÏNDRA 2019” di Laut Arab  dengan AL India pada tanggal 16-19 Desember 2019 dan juga Latihan antara Rusia-Iran-Cina. 



Source : navalnews.net/tass.com/navaltoday.com/militaryfactory.com
(M.ri2d)
Share:

QADER 2020, LATIHAN GABUNGAN ANGKATAN BERSENJATA MESIR

Untuk membentuk suatu pertahanan yang kuat diperlukan biaya yang besar sekaligus latihan yang rutin bagi sebuah negara. Dilangsir dari naval news (16/1/2020), Mesir telah menggelar Latihan gabungan dengan sekala besar pada tanggal 14 Januari 2020.  Latihan dengan Tajuk “Qader 2020”diikuti oleh berbagai komponen pertahanan Mesir seperti Angakatan Laut, Pasukan Khusus dan Pasukan Penjaga Perbatasan. Latihan gabungan darat, laut dan udara ini ditujukan utuk meningkatkan kemampuan tempur dan mengasah kesiap-siagaan Angkatan Bersenjata mesir. 

 (www.egypttoday.com)

 BACA JUGA : AL CHINA LATIHAN BERSAMA AL PAKISTAN
 
Dikutip dari berita Egypt Independent, AU Mesir dalam latihan tersebut melaksanakan beberapa misi pengintaian, pengamanan objek vital, evakuasi medis  dan transportasi pasukan para komando serta air borne. Sementara itu AL Mesir mengambil bagian dalam skenario pengamanan Laut Mediterania dan perbatasan dari infiltrasi musuh dan ancaman penyelundupan.

Source : navalnews.com/egyptindependependent.com
(M.ri2d)
Share:

India berhasil uji rudal K-4

India sebagai negara dengan kekuatan militer terbesar ke-empat di dunia versi Global Fire Power edisi 2019,  terus mengembangkan kemampuan alutsistanya. Tidak tanggung-tanggung, India  berhasil melaksanakan uji penembakan strategis Rudal K-4 berkemampuan Nuklir yang mampu menjangkau sasaran sejauh 3.500 km. Seperti dilangsir dari Naval news (20/1/2019), uji penembakan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 19 Januari 2020 di wilayah Andhra Pradesh dengan menggunakan platform bawah air. Misil yang berhasil dikembangkan oleh perusahaan  DRDO akan dipergunakan untuk melengkapi persenjataan Kapal Selam Nuklir INS Arihant class.


RUdal  K4 diluncurkan dari platform bawah air
(www.newsnation.com)
 
Misil K-4 merupakan salah satu rudal yang mampu ditembakkan dari bawah air yang dikembangkan DRDO. Satu produk lain merupakan rudal dengan kemampuan jangkauan 700 km yang dikenal dengan BO-5 Missile.


Source : navalnews.net/newsnation.com
(M.ri2d)
Share:

Jumat, 17 Januari 2020

Nanchang 101 Destroyer terbaru milik Tiongkok

Perlombaan modernisasi alutsista di belahan bumi asia semakin kompetitif. Negeri Tirai Bambu baru saja meresmikan kapal perang tipe destroyer terbaru. Dilangsir dari Naval News, Angkatan Laut China atau  People’s Liberation Army Navy (PLA-Navy) menggelar upacara peresmian kapal perang tipe Type 055 guided-missile destroyer pada Minggu, 12 Januari 2019 di Pelabuhan Qingdao Provinsi Shandong, China.



 Kapal yang diberi nama Nanchang dengan nomor lambung 101 ini, merupakan kapal destroyer terbesar di Asia Timur. Sejatinya kapal ini  telah diluncurkan pada tahun 2017 di shanghai dan mulai melaksanakan sea-trial pada akhir 2018.



  Nanchang dibuat oleh galangan kapal dalam negeri Jiangnan  Shipyard di Shanghai. Didapuk sebagai kapal destroyer, kapal ini memiliki berat 10.000 ton dan memiliki kemampuan new air defense, anti-missile, anti-ship dan anti-submarine weapons. Dikutip dari Asia Times, kapal ini memiliki panjang 180 meter dan  lebar 20 meter. Nanchang 101 dilengkapi dengan 112 vertical-launch missile yang mampu menembakkan rudal surface-to-air, land-attack dan rudal anti-ship .

Source : thediplomat.com/navalnews.net/janes.com/asiatimes.com

Share:

Kamis, 16 Januari 2020

Terpedo A244/S Mod 3, senyap, cepat dan tepat

Sejak perang Dunia II, terpedo merupakan senjata mematikan bagi kapal perang dan kapal selam. Kehadirannya begitu ditakuti lawan dan ditunggu kawan. Seiring berkembangnya teknologi pertahanan dan militer, kini di dunia telah muncul berbagai torpedo canggih hasil kreasi negara-negara produsen alutsista. Salah satu produsen alutsista tersebut yaitu Leonardo Company yang berbasis di Italia. Dengan produk andalannya yaitu Terpedo A244/S Mod 3.


(www.seaforce.org)

BACA JUGA : DRONE MQ 9 REAPER PENEMBAK JENDERAL SOLEMANI

Ditilik dari spesifikasinya A244/S Mod.3 merupakan generasi terbaru terpedo yang mampu memburu kapal selam modern yang memiliki lapisan material non magnetik yang sulit untuk dideteksi sonar torpedo konvensional. Kelebihan lain dari terpedo ini, yaitu mampu mengejar target di perairan dangkal. 



(www.cmano-db.com)

Versi A244/S Mod.3 sendiri ditenagai dengan sistem propulsi elektrik berbasis baterai, dengan kapasitas 246 cell ramah lingkungan yang bisa melesat sejauh 13-14 kilometer, nyaris dua kali lipat generasi Mod 2. 



(www.naval-technology.com)

BACA JUGA : CHINA COASTGUARD SAMBANGI NATUNA

Sistem elektronik baru ini juga memungkinkan torpedo untuk mengubah kecepatan jelajahnya, sehingga jarak jangkau makin jauh, plus memiliki modul ADSP (Advanced Digital Signal Processor) untuk menghadapi sistem pengecoh torpedo modern yang berbasis decoy pemancar gelombang pengacau torpedo.



 kelebihan ADSP mampu mengklasifikasikan dan menjejak sejumlah sasaran secara bersamaan dan menilai mana sasaran palsu dan mana kapal selam asli atau kapal perang yang sedang diburunya.




A244/S Mod.3 memiliki kecepatan maksimal 38 knot dengan kecepatan luncur optimal pada 36 knot. Jarak jangkau terpedo ini mencapai 13.500. Saat dibawa dengan helikopter, AS44/ Mod.3 dilengkapi dengan parasut saat dilepaskan dari helikopter sehingga sudut jatuh dan stabilitasnya juga terjaga. Bobot A244/S Mod.3 adalah 265 kilogram saat dicantelkan pada helikopter. Saat torpedo menyentuh permukaan air, parasut akan terlepas dan torpedo segera meluncur mengejar target dan menenggelamkannya.

Source : leonardocompany.com/naval-technology.com/cmano-db.com
(M.ri2d)

Share:

Rabu, 15 Januari 2020

AL China gelar latihan bersama dengan AL Pakistan

Meskipun kerap kali menuai kecaman dari berbagai negara didunia tentang  klaim nine dash line yang di gagas Tiongkok. Negeri Tirai Bambu rutin untuk menggelar latihan dengan negara-negara sahabat untuk menjaga iklim persahabatan diwilayahnya. Seperti dilangsir dari navalnews, AL China atau People Liberation Army-Navy (PLA-Navy) dan AL Pakistan baru saja menyelesaikan latihan bersama (Billateral Exercise) bertajuk Sea Guardian 2020. 



 (www.eng.chinamil.com.cn)

Frigate milik Al China  Yuncheng (571) salah satu unsur dari PLA-Navy  tercatat sandar di Karachi Prot, Pakistan pada tanggal 13 Januari 2020 pukul 15.00 waktu setempat. Terdapat beberapa Kapal dari AL Pakistan dan AL China yang turut ambil bagian dalam latihan ini. Dikutip dari The Nation, Al Pakistan melibatkan 2 Frigate Zulfiqar Class F22/F21, dua fast attack craft, satu pesawat fixed-wing anti-submarine patrol aircraft, dua buah heli ship-borne helicopters dan lebih dari  60 personel pasukan khusus. Sementara AL China mengirimkan  lima unsur yakni Yinchuan guided-missile destroyer, Yuncheng guided-missile frigate, the Weishanhu comprehensive supply ship, dan Liugongdao kapal penyelamat kapal selam. 


(www.eng.mod.gov.cn)

Berbagai skenario  latihan diuji dalam latihan tersebut seperti anti-pirate speedboat attack, maritime interception and temporary inspection, helicopter cross-deck landing, anti-missile drill, search and rescue drill, change of guard formation, ship-aircraft coordinated anti-submarine drill, underway replenishment control, submarine rescue and lifesaving. Sea Guardian sendiri digelar mulai dari tanggal 10 s.d. 13 Januari 2020 di perairan utara laut Arab. Latihan ini merupakan latihan yang keenam yang berhasil dilaksanakan.



Source : navalnews.net/thenation.com
(M.ri2d)
Share:

Senin, 13 Januari 2020

Rudal Fateh 313 dan Qiam hujani pangkalan udara AS di Irak

Pasca serangan terhadap Jenderal Solemani, Iran langsung membalas serangan tersebut dengan menghujani rudal pangkalan Amerika Serikat yang ada di Irak. Dilangsir dari BBC, hujan rudal terjadi di pangkalan udara gabungan AS-Irak di Ayn al-Asad, Irak Barat, Rabu (8/1/2020). Fateh-313 merupakan rudal buatan dalam negeri yang bertipe jarak pendeK. Rudal ini merupakan rudal jarak pendek yang pernah digunakan Iran pada tahun 2015. Selain itu, militer Islamic Revolutionery Guards Corps (IRGC) juga menggunakan misil Qiam. Amunisi ini digunakan dalam serangan di pangkalan militer Al-Asad di Irak.Kedua rudal balistik ini merupakan rudal buatan dalam negeri yang memiliki jangkauan 500 kilometer (310 mil) dan 800 kilometer. Rudal ini merupakan pengembangan dari rudal Fateh 110 yang pernah digunakan sebelumnya.

RudalFateh 313 diluncurkan dari sebuah wilayah di Iran
(www.popularmechanic.com)

BACA JUGA : IRAN RESMIKAN KAPAL SELAM BUATAN DALA NEGERI

Dikutip dari missiledefenceadvocate.com, spesifikasi data dari rudal Fateh 313 seperti dibawah ini :

Designation
Fateh-313
Missile Variants
N/A
Mobility
Road-Mobile
Designer/Producer
Iran
Range
500KM
Warhead Type and Weight
HE and Chemical,
Estimated 500kg
MIRV and Yield
No MIRV
Guidance System/ Accuracy
GPS and Inertial Guidance/ Unknown
Stages/ Propellant
Single/ Solid Propellant
IOC
2015
Status/ Number of Units
Operational/ Unknown


Video peluncuran rudal Fateh 313
Serangan itu juga diperkuat dengan rudal Qiam. Dilangsir dari national interest sekitar 16 rudal diluncurkandari wilayah Iran untuk menggempur sasaran di Irak. Iran mengklaim 80 an prajurit AS menjadi korban dari serangan rudal tersebut. Tidak satupun rudal yang diluncurkan Iran berhasil ditangkis oleh rudal pertahanan Patriot milik AS di Irak. Sebuah point penting. 



Source : missiledefenceadvocate.com/bbc.com/nationalinterest.com/popularmechanic.com


Share:

Minggu, 12 Januari 2020

Serbuan kilat Drone MQ 9 Reaper di Iran


Gugurnya jenderal IRAN Qasem Soleimani mengundang duka yang mendalam dari warga IRAN. Serangan maut di akhir tahun 2019 tersebut di instruksikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sebagai eksekutor adalah drone yang battle proven di lapangan yaitu MQ-9 Reaper. Dilangsir dari Arabnews, sumber militer Amerika menyebutkan  bahwa drone MQ-9 Reaper diterbangkan dari Pangkalan Udara AS  di Lanud (Pangkalan Udara) Al Udeid, Qatar.

MQ-9 Reaper
(www.pinterest.cl)
Drone yang membawa misil hell fire R9X ninja ini menggugurkan sang jendral besar Iran. Dilangsir dari military.com, Drone MQ-9 Reaper merupakan drone buatan General Atomics Aeronautical Systems, perusahaan AS yang khusus memproduksi pesawat tanpa awak dan radar militer. MQ-9 Reaper mampu terbang lebih dari 40 jam dan terbang sejauh 1.150 mil dengan muatan ringan. 

(www.cnbcindonesia.com)
Pesawat ini juga dapat membawa 4 senjata dengan berat total lebih dari 4.500 pound (sekitar 2.000 kilogram). MQ-9 memiliki bentang sayap 20,1 meter, panjang 11 meter, tinggi 12,5 meter, dan berat 2,2 ton. MQ-9 Reaper juga mampu terbang hingga ketinggian 50.000 feet.

MQ-9 Reapre Drone video

Source : militer.com/TRTworld.com/TheGuardian.com/pinterest.cl/cnbcindonesia.com
(M.ri2d)


Share:

Arsip Blog